NGABUBURIT : Menunggu Berkah di Waktu Senja Ramadan

NGABUBURIT : Menunggu Berkah di Waktu Senja Ramadan



Pengertian Ngabuburit


Ngabuburit adalah istilah yang sangat populer di Indonesia, khususnya saat bulan Ramadan. Kata ini berasal dari bahasa Sunda, yaitu “burit” yang berarti sore hari menjelang magrib. Secara umum, ngabuburit berarti kegiatan menunggu waktu berbuka puasa dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat.


Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Dari anak-anak hingga orang dewasa, semua memiliki cara masing-masing untuk mengisi waktu menjelang adzan magrib.


Sejarah dan Perkembangan Ngabuburit


Awalnya, istilah ngabuburit banyak digunakan oleh masyarakat Sunda di Jawa Barat. Namun, seiring perkembangan zaman dan penyebaran budaya melalui media sosial serta televisi, istilah ini dikenal luas di seluruh Indonesia.

Kini, ngabuburit tidak hanya sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi momen kebersamaan, kreativitas, dan bahkan peluang usaha, seperti munculnya pasar takjil musiman yang ramai dikunjungi masyarakat.


Kegiatan Populer Saat Ngabuburit


1. Berburu Takjil


Banyak orang pergi ke pasar Ramadan atau pedagang kaki lima untuk membeli makanan dan minuman berbuka seperti kolak, es buah, gorengan, dan kurma.


2. Berkumpul Bersama Teman


Ngabuburit sering diisi dengan bercengkerama di taman kota, alun-alun, atau kafe sederhana sambil menunggu waktu berbuka.


3. Kegiatan Keagamaan


Sebagian orang memilih mengisi waktu dengan membaca Al-Qur’an, mengikuti kajian, atau berdzikir di masjid agar waktu menunggu lebih bernilai ibadah.


4. Olahraga Ringan


Ada juga yang memanfaatkan waktu sore dengan berjalan santai atau bersepeda ringan agar tubuh tetap sehat selama berpuasa.


Makna Ngabuburit di Bulan Ramadan


Ngabuburit bukan sekadar aktivitas menunggu adzan magrib. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kesabaran, dan rasa syukur. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap penantian akan terasa indah ketika diisi dengan hal-hal positif.


Bagi banyak orang, suasana sore Ramadan memiliki nuansa yang berbeda — langit senja yang hangat, aroma makanan berbuka, serta lantunan ayat suci dari masjid menciptakan ketenangan tersendiri.


Penutup


Ngabuburit adalah tradisi khas Indonesia yang memperkaya suasana Ramadan. Dengan mengisinya dengan kegiatan bermanfaat, waktu menunggu berbuka tidak terasa lama dan justru menjadi momen yang dinantikan setiap tahunnya.


Semoga setiap ngabuburit yang kita jalani membawa keberkahan dan kebahagiaan. 🌙✨